Perempuan dan ekonomi selalu menjadi sesuatu yang tak terpisahkan.
Perempuan dalam kesehariannya memiliki banyak kebutuhan. Untuk memenuhi
kebutuhan tersebut tentunya juga membutuhkan uang yang tidak sedikit. Sehingga
tak jarang ada lelucon mengatakan “ Suami korupsi karena tuntutan kebutuhan
istri yang begitu banyak yang harus dipenuhi “. Saya kira dibelahan dunia
manapun perempuan tidak ada yang setuju dengan hal ini.
Untuk menjawab lelucon tersebut,
perempuan harus mampu menunjukkan ke public bahwa perempuan mampu mandiri, mampu memenuhi
kebutuhannya sendiri bahkan kebutuhan keluarga. Perempuan memiliki banyak
potensi disegala bidang. Hanya selama ini perempuan selalu di batasi untuk bergerak
ke ranah publik. Perempuan selalu dianggap
hanya dapat bekerja diranah domestik saja. Meskipun telah banyak
perempuan-perempuan yang menunjukkan eksistensinya bahwa kami juga bisa berada di ranah publik.
Sebagian besar adat dan budaya
daerah di Indonesia tidak mengizinkan perempuan untuk bekerja di luar rumah.
Apalagi jika bekerja di ruang-ruang politik.
Padahal, perempuan sangat
berpotensi untuk melakukan berbagai kegiatan yang produktif. Perempuan sangat
berpotensi dan berkompeten dalam berwirausaha, karena perempuan memiliki banyak
kelebihan yang dapat dimanfaatkan dalam berwirausaha. Perempuan adalah mahluk
yang ulet, terampil, sabar, teliti, dapat dipercaya, telaten, tangguh, berani
mengambil resiko, tidak mudah menyerah, disiplin, loyalitas tinggi dan sangat
memperhatikan administrasi dan pengelolaan keuangan.
Banyak yang mengatakan bahwa
perempuan adalah mahluk lemah dengan segala sifat yang dimilkinya. Padahal dibalik
kelemahan yang dimiliki tersimpan kekuatan yang begitu besar yang jika
dimanfaatkan dengan baik dapat memberikan kontribusi yang begitu besar di
berbagai bidang.
Di zaman ini, telah banyak kita jumpai perempuan-perempuan wirausaha yang
berhasil mengambangkan bisnisnya. Kualitas kerjanya di dunia bisnis tidak kalah
dengan kualitas kerja laki-laki. Tetapi sebagian besar lagi perempuan hanya
mampu menadahkan tangan pada suami karena larangan untuk bekerja dan alasan
menjadi ibu rumah tangga yang baik yang selalu ada dirumah untuk anak dan
suaminya. Jika melihat perkembangan zaman dengan segala tekhnologi canggih yang
dimiliki maka kita dapat bekerja tanpa meninggalkan rumah seperti apa yang
dilakukan ibu-ibu kebanyakan berbisnis lewat internet. Menjual barang-barang yang mereka buat sendiri
ataupun barang dari orang lain menggunakan internet.
Perempuan wirausaha telah ada
sejak zaman Rasulullah SAW. Khadijah, istri pertama Rasulullah juga perempuan
wirausaha yang sukses. Untuk lebih meyakinkan perempuan-perempuan untuk mecari
rezeki dengan jalan berwirausaha, berikut
beberapa kutipan ayat suci Alqur’an tentang perintah untuk mencari rezeki :
-
QS. An-Naba (78 :11)
“kami jadikan waktu siang untuk mencari mata pencaharian “
-
QS. Al-jumuah (62 :10)
“ apabila shalat telah ditunaikan,
hendaklah kalian berpencar dimuka bumi dan carilah karunia Allah.”
Ayat ini
tentunya tidak hanya diperuntukkan kepada laki-laki saja, tetapi kepada semua
hamba-Nya yang dibekali dengan akal dan pikiran.
Jadi, untuk perempuan Indonesia, jangan ragu untuk berwirausaha ataupun
melakukan pekerjaan yang terbaik yang di ridhoi Allah dan Rasulullah SAW.
Terimakasih teman-teman menyempatkan diri membaca
postingan kami.
Tunggu postingan kami berikutnya ya’.
Pengawal Bidang
Sosial Ekonomi dan Budaya (SOSEKBUD) PW Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan “
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber-sumber tulisan kami :
- Lutfiyah , Pemberdayaan Wanita Berbasis Potensi
Unggulan Lokal. IAIN Walisongo Semarang.
-
Winda Julianita, Rahasia Sukses MuslimahPrenuer
.2013. KOMPAS GRAMEDIA

